Unit Produksi



PROGRAM KERJA UNIT PRODUKSI

 A. PENGERTIAN DAN NAMA UNIT PRODUKSI
Yang di maksud dengan unit produksi sebagaimana yang dituangkan oleh Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan bahwa unit produksi di sekolah adalah :
Suatu proses kegiatan usaha yang di lakukan di sekolah, bersifat bisnis (profit oriented) dengan para pelaku warga sekolah,mengoptimalkan sumber daya sekolah dan lingkungan, dalam berbagai bentuk unit usaha sesuai dengan kemampuan yang di kelola secara profesional.(Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan, 1997 : 2 )
Oleh karena itu Unit Produksi bisa diarikan sebagai suatu usaha atau aktivitas yang berkesinambungan dalam mengelola sumber daya sekolah untuk menghasilkan barang atau jasa yang akan di jual untuk mendapatkan keuntungan secara optimal.

Menurut Prof. Dr. Benny Suprapto dalam buku “Pedoman Pengembangan Sekolah Seutuhnya” disebutkan : “Unit Produksi pada Sekolah Kejuruan adalah suatu kegiatan yang berfungsi untuk memproduksi barang dan jasa dengan memanfaatkan semua sumber daya yang ada di sekolah dan lingkungannya”. Sesuai dengan pengertian di atas, maka Unit Produksi SMK INDONESIA merupakan kegiatan bisnis dan wirausaha yang berorientasi pada penghasilan yang dilaksanakan di sekolah, yang berfungsi memproduksi jasa dengan memanfaatkan sumber daya manusia maupun sarana yang ada disekolah.
Unit Produksi di SMK INDONESIA yang selanjutnya diberi nama “Unit Produksi SMK INDONESIA”


B. LATAR BELAKANG

Latar belakang didirikannya Unit Produksi SMK INDONESIA adalah :
  1. Potensi yang dimiliki SMK INDONESIA baik berupa sumber daya manusia maupun fasilitas yang dapat dimanfaatkan untuk memproduksi jasa yang dapat dipasarkan.
  2. Kegiatan Unit Produksi merupakan suatu usaha terobosan menuju SMK yang mandiri, dalam arti dapat meningkatkan pendapatan agar dapat membiayai proses pemelajaran, guna lebih meningkatkan mutu lulusan. Selebihnya dapat meningkatkan kesejahteraan guru dan karyawan SMK INDONESIA
  3. Fasilitas yang dimiliki SMK INDONESIA cukup memadai sehingga maka sangat disayangkan kalau tidak manfaatkan seoptimal mungkin.
C. TUJUAN UNIT PRODUKSI
Tujuan Unit Produksi SMK INDONESIA adalah :
  1. Meningkatkan pelaksanaan kegiatan praktek intra dan ekstra kurikuler.
  2. Meningkatkan kualitas pendidikan agar tamatan SMK benar-benar merupakan tenaga kerja terampil dan layak kerja di dunia usaha, sesuai bidang atau Program Keahlian masing-masing.
  3. Meningkatkan kesejahteraan seluruh warga sekolah.
  4. Meningkatkan pelayanan terhadap siswa/i SMK INDONESIA
  5. Membantu meringankan pelayanan dan operasional di sekolah.
  6. Membantu pendanaan untuk pemeliharaan, penambahan fasilitas dan biaya-biya pendidikan.
  7. Menambah semangat kebersamaan
  8. Untuk mengembangkan sikap mandiri dan percaya diri dalam pelaksanaan kegiatan praktik
  9. Mendukung pelaksanaan dan pencapaian pendidikan sekolah seutuhnya
  10. Memberikan kesempatan kepada siswa dan guru untuk mengerjakan pekerjaan praktik yang berorientasi pasar
  11. Sebagai wadah prakerin bagi siswa yang tidak mendapatkan tempat pelatihan
  12. Menjalin hubungan yang lebih baik dengan dunia usaha/industri atau masyarakat lain atas terbukanya fasilitas untuk umum.
  13. Meningkatkan kreativitas guru dan siswa
  14. Menumbuhkan sikap profesional produktif siswa dan guru
  15. Melatih supaya tidak tergantung dengan orang lain
  16. Mengadakan kegiatan intra, dan ekstra kurikuler siswa
  17. Meningkatkan kualitas tamatan dalam berbagai segi terutama dalam hal pengetahuan dan keterampilan.
( Departemen Pendidikan Nasional, 2001: 42 )
D. MANFAAT
a. Manfaat Ekonomis
1. Meningkatkan pendapatan sekolah menuju kearah yang lebih mandiri
2. Menambah sumber biaya operasional pendidikan praktik di sekolah
3. Dapat menambah jumlah fasilitas belajar mengajar di sekolah
4. Meningkatkan penghasilan bagi guru dan karyawan
5. Menciptakan lapangan kerja bagi wara sekolah
b. Manfaat Edukatif
1. Dapat meningkatkan pengetahuan siswa guru dan kaaryawan
2. Dapat meningkatkan keterampilan siswa, guru dan karyawan
3. Dapat meningkatkan kemampuan berorganisasi warga sekolah dalam bidang usaha
4. Melatih disiplin dan inisiatif
5. Menambah intensitas belajar siswa
6. Dapat mengikuti perkembangan IPTEK
( Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1997 : 4 )